teks berjalan

Selamat Datang di Optik General Online kami siap membantu Anda. Silahkan beritahu kami apa yang dapat kami bantu. Info Silahkan hubungi kami di 0856 0144 0847 (wa/sms) atau (0274) 443 6458 (Telp)

Tips dan Trick Memilih Kacamata Baca yang Nyaman.

Di tahun 2019 ini anak-anak di bawah umur pun sudah mengalami gangguan penglihatan dan memerlukan kacamata. Perkembangan teknologi yang begitu pesat dan meningkatkan pengguna smartphone setiap tahunnya adalah salah satu pemicunya, sehingga anak dibawah umur pun dapat mengalami kelainan penglihatan baik iitu rabun dekat, rabun jauh, maupun permukaan kornea mata yang tidak rata yang harus dikoreksi dengan penggunaan kacamata.


Namun tidak sembarangan lho untuk membeli atau  memakai kacamata baca, jika kamu tidak memilih kacamata baca dengan benar, tentu akan membuat kamu mudah pusing dan tidak nyaman selama memakainya.

Disini aku buatkan tips dan trick apa saja sih yang kita pertimbangkan sebelum memilih kacamata baca untuk kita.

Yang Pertama, periksa frekuensi presbiopi pada mata untuk kamu yang berumur lebih dari 40 tahun.
Tentu kamu mengetahui bahwa kacamata digunakan untuk mempermudah melihat secara tajam, bahkan jika kamu tidak sedang membaca. Kacamata baca itu memiliki parameter frekuensi yang disebut Presbyopia Degree. Berikut perkiraan frekuensi presbiopi berdasarkan usia:

40 sampai 45 tahun : +1,0
45 sampai 50 tahun : +1,5
50 sampai 55 tahun : +2,0
55 sampai 60 tahun : + 2,5
60 sampai 65 tahun : + 3,0
65 tahun : +3,50
70 tahun : +4,0
75 tahun : +4,5

Saat membaca atau melihat, kmu merasa tidak nyaman dan membuat mata cepat lelah, berarti kamu harus segera memeriksakan mata terlebih, kita bisa memeriksakan kesehatan mata kita di dokter mata di rumah sakit terdekat yang ada spesialis matanya atau jika sekedar ingin mengecek tingkat minus atau plus maupun silinder kita bisa memeriksakan di optik kacamata di kota mu, bisanya periksa mata di optik itu gratis dan mendapatkan resep ukuran mata kita, contohnya di Optik General Yogyakrta pemeriksan mata geratis dan di dampingi ahli mata yang kompeten di bidangnya.

Yang Kedua berdasarkan berat kacamata pada jenis frame.
Setelah kamu mengetahui frekuensi yang dibutuhkan, sekarang tentukan frame yang akan digunakan,
berat kacamata bisa mementukan kenyamanan, jika tidak pas bisa menyebabkan sakit kepala juga lho, pastikan juga memeriksa bahan frame serta berat bersih kacamata, maksutnya berat bersih itu berat satu set dengan lensa kacamtanya nya.

Bahan frame kacamata kira-kira dibagi menjadi tiga, yaitu logam, plastik, bahan kelas tingi.
yok kita bahas lebih rinci :

Bahan metal, memberikan kesan tajam pada penggunanya
Bahan metal, memberikan kesan tajam pada penggunanya
Metal dipilih karena kekuatannya, menimbulkan kesan tajam, dan karenanya dipilih oleh orang yang menggunakan kacamata setiap hari. Bagi Anda yang alergi pada logam, maka pilihlah kacamata dari bahan yang lain. Kami akan memberi sedikit penjelasaan lebih detail mengenai bahan yang terbuat dari logam serta perpaduannya.

Salah satu bahan logam yang sering dipakai adalah titanium murni karena sifatnya yang sangat ringan, dan kuat. Ada juga bahan dari titanium alloy, pengunaan paduan ini lebih ke bentuk rangka dan sedikit lebih berat daripada titanium murni. Sedangkan untuk alloy lebih sering digunakan untuk bingkai logam dan dari tiga jenis di atas maka alloy lah yang paling berat.

Bahan plastik, lebih ringan daripada bahan lainnya
Bahan plastik, lebih ringan daripada bahan lainnya
Ada empat jenis bahan plastik yang digunakan untuk bingkai kacamata. Yang pertama adalah asetat. Bahan ini paling sering digunakan dalam bingkai plastik karena sangat ringan, namun sangat mudah terbakar. Yang kedua adalah optil yang lebih ringan daripada asetat dan sering digunakan pada bingkai transparan. Kelemahannya adalah rentan terhadap panas.

Jenis yang ketiga adalah seluloid, yakni bahan utama bingkai plastik pada satu dekade yang lalu. Yang terahkir adalah tipe TR, di mana memang paling ringan di antara jenis lainnya serta tidak akan menimbulkan alergi. Anda bisa menjumpainya di rumah sakit, karena banyak digunakan untuk kateter dan alat medis lainnya.

Bahan bermutu tinggi, sangat stylish untuk asesori Anda
Bahan bermutu tinggi, seperti tortoiseshell dan emas
Bahan bermutu tinggi seperti tortoiseshell dan emas selain digunakan sebagai aksesori, ternyata juga digunakan sebagai bingkai kacamata. Tortoiseshell dipiih karena ternyata tidak menyebabkan alergi karena termasuk dalam bahan alami. Harga yang ditawarkan sepadan dengan awetnya bahan ini, dan Anda bisa memakainya dalam jangka waktu lama.


Yang Ketiga perkirakan kenyamanan berdasarkan ukuran
Saat memilih kacamata baca, hal yang penting untuk diperhatikan adalah panjang temple dan panjang bridge. Temple adalah bagian kacamata yang dimulai ujung gagang yang melengkung sampai pada bagian yang bisa dilipat. Bridge adalah bagian frame yang menyatukan lensa kanan dengan lensa kiri.

Jika Anda baru pertama kali menggunakan kacamata, cobalah sesuaikan juga bantalan hidung pada kacamata dengan hidung Anda. Saat membeli kacamata secara online, Anda harus terlebih dahulu memeriksa detil ukuran dengan tepat, misalnya: “55-18-140”.  Angka 55 adalah lebar lensa maksimal (mm), 18 adalah panjang bridge (mm) sedangkan angka 140 adalah panjang temple (mm).

Untuk mendapatkan kacamata yang nyaman ketika digunakan, Anda harus dapat memastikan panjang bagian bridge dan temple itu konsisten. Bagi Anda yang baru dalam menggunakan kacamata, pilihlah bantalan hidung yang nyaman ketika digunakan. Selain itu, penting untuk memastikan bagian bridge berbahan ringan dan tipis sehingga membuat Anda tidak pegal ketika memakainya.







Semoga Bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Tips dan Trick Memilih Kacamata Baca yang Nyaman."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel